Seluruh PAC PDIP Ancam Tak Bekerja di Pilkada DKI
Rabu, 14 Mar 2007 08:20 WIB
Jakarta - Ancaman serius dilontarkan 37 dari 44 Partai Anak Cabang (PAC) PDIP se-Jakarta. Jika DPP PDIP tetap ngotot mengajukan Fauzi Bowo sebagai cagub Pilkada DKI Jakarta mendatang, pengurus dan kader di tingkat kecamatan tidak akan bekerja."Kita akan duduk manis. Artinya seluruh pengurus dan kader-kader di tingkat kecamatan tidak akan bekerja untuk Pilkada. Lebih baik kita mempersiapkan diri untuk Pemilu 2009 mengusung Megawati jadi Presiden," kata Wakil Ketua Bidang Politik Pemenangan Pemilu dan Pembangunan Daerah PAC PDIP Ciracas, Jakarta Timur, Tardi Arsin kepada detikcom Rabu (14/3/2007).Tardi menuturkan, munculnya penolakan kuat terhadap figur Fauzi Bowo karena Wagub DKI Jakarta itu tidak pernah turun ke tingkat anak cabang apalagi tingkat ranting di kelurahan dalam beberapa kegiatan yang dilaksanakan PDIP."Mana pernah dia turun atau bantu kita kalau ada kegiatan. Dia tidak dekat dengan kader di bawah. Padahal PDIP kan partainya wong cilik," tutur Tardi.Kesalahan terbesar Foke lainnya menurut Tardi adalah, dia tidak pernah berkontribusi apa-apa terhadap PDIP selama menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta. "Padahal pada 2002 lalu yang mencalonkan dia bersama Sutiyoso adalah PDIP," ujar Tardi.Bahkan dalam Pilpres 2004 lalu, TPS di tempat Foke memilih, jumlah suara yang mencoblos Megawati hanya 31 orang. "Akibatnya dia memang tidak disukai kader-kader di bawah," ungkap Tardi. Jika mengacu pada hasil Rakerdasus yang sudah digelar, Tardi mengatakan para pengurus PAC menduga DPP akan menetapkan Sarwono Kusumaatmadja sebagai cagub. "Rekan-rekan bilang kalau duet Sarwono Kusumaatmadja dan Rano Karno maju semua kelar, nggak ada masalah," pungkasnya.
(bal/bal)











































