Ada Kelompok Teror di Balik Ancaman SMS Bom 1717

Ada Kelompok Teror di Balik Ancaman SMS Bom 1717

- detikNews
Rabu, 14 Mar 2007 07:38 WIB
Jakarta - Teror ancaman bom melalui SMS centre 1717 Polda Metro Jaya dinilai tidak hanya bermotif iseng. Diduga kuat ada kelompok-kelompok teror lama yang masih ingin menunjukkan eksistensinya kepada para pendonor gerakan terorisme."Gerakan mereka ini akan mendapat donasi kalau terus-menerus melakukan teror tapi pakai label jihad," cetus mantan Panglima Laskar Jihad Jafar Umar Thalib ketika dihubungi detikcom, Rabu (14/3/2007).Menurut Jafar, teror bom melalui SMS itu dilakukan untuk menunjukkan kepada pemberi dana bahwa mereka masih mampu bergerak walaupun hanya sekadar ancaman. "Sebenarnya mereka sudah lemah tidak mampu bergerak. Tapi yang mereka lakukan ini hanya untuk menunjukkan bahwa mereka masih exist," kata Jafar.Mengenai kemungkinan kelompok radikal seperti Jamaah Islamiyah ikut terlibat, Jafar menganalisa, "JI itu sudah babak belur di Filipina, Indonesia dan Malaysia. Tapi mereka masih terus berusaha untuk menyatakan eksis. Yang saya curiga mereka justru sedang dalam persiapan tampil lebih manakutkan banyak orang lagi."Dari beberapa ancaman teror bom yang masuk, Polda Metro Jaya telah menangkap beberapa pelakunya. Salah satunya adalah bocah umur 10 tahun yang kini menjadi tersangka sebagai pelaku teror bom Monas.Menanggapi hal ini, Jafar yakin jika bocah umur 10 tahun dimanfaatkan oleh seseorang di belakangnya. "Saya khawatir ini untuk mengetes kewaspadaan publik. Kalau iseng saja tidak mungkin sampai harus mengeluarkan biaya. Apalagi menggunakan anak kecil," imbuhnya.Oleh karena itu, Jafar menganjurkan kepada pemerintah untuk selalu waspada, meningkatkan penjagaan dan pengawasan terhadap gerakan-gerakan teror tersebut. "Begitu juga dengan aparat dan wartawan untuk tidak membesarkan hal ini karena akan membantu mereka untuk mengecilkan mental publik. Bagaimana supaya berita teror dapat dilokalisir sesempit mungkin sehingga masyarakat tidak terganggu," pungkasnya. (ziz/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads