Gelas Digedorkan, Ali Muchtar Vs Marzuki Darusman Nyaris Bentrok

Gelas Digedorkan, Ali Muchtar Vs Marzuki Darusman Nyaris Bentrok

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 20:20 WIB
Jakarta - Pemandangan ruang Komisi I DPR, Selasa (13/3/2007) malam ini tampak beda. Suaranya tampak riuh. Gelas berisi air putih sempat digedorkan. Beruntung gelas tidak pecah, meski airnya tumpah. Anggota DPR Ali Muchtar Ngabalin dan Marzuki Darusman nyaris duel. Untuk kesekian kalinya, DPR diwarnai emosi para anggota dewan yang terhormat. Kejadian yang cukup memalukan ini terjadi dalam Rapat Kerja antara Komisi I DPR dengan Direksi TVRI dan Dewan Pengawas TVRI. Rapat kerja dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPR Sidharto Danusubroto dari FPDIP. Kericuhan terjadi saat Robik Mukav, salah seorang anggota Dewan Pengawas TVRI memberikan jawaban terhadap sejumlah pertanyaan anggota DPR. Intinya, Robik menegaskan persetujuannya agar Dewan Direksi dirombak. Namun, Ali Muchtar Ngabalin, politisi dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang masuk dalam FBPD itu memprotesnya. "Interupsi pimpinan. Saya minta itu dihentikan. Itu tidak etis. Suara Dewas (Dewan Pengawas-Red) harus satu, tidak boleh personal," kata Ali Muchtar. Interupsi Ali Muchtar disahut oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Marzuki Darusman. "Interupsi pimpinan, saya meminta diteruskan, diteruskan," kata Marzuki berkali-kali. Tampaknya interupsi Marzuki ini membuat hati Ali Muchtar mendidih. Akhirnya, Ali Muchtar pun menyahuti dengan teriakan 'hentikan' berkali-kali. Marzuki pun tak kalah dan meneriakkan 'teruskan'. Suasana bertambah panas, sementara pimpinan sidang hanya terdiam. "Kenapa ini. Kamu ada kepentingan apa?" teriak Ali Muchtar kepada Marzuki Darusman sambil bangkit dari duduknya. Saat Ali Muchtar berdiri, kursi yang sebelumnya diduduki bergeser ke belakang dengan mengeluarkan suara keras. Lantas, pria yang sering bersurban itu maju ke bangku paling depan sambil berkata keras kepada Marzuki. Beberapa anggota DPR, seperti Andi Ghalib mencoba menenangkan Ali Muchtar. Namun, Ali masih tampak panas. Dia pun mengambil gelas berisi air putih dan menggedorkan ke meja. "Ada apa ini. Ada kepentingan apa kamu," kata Ali mengulangi kalimatnya lagi yang ditujukan kepada Marzuki Darusman. Air putih itu tumpah, tapi gelas tidak pecah. Ali Muchtar juga tampak maju mendekati Marzuki. Namun, sejumlah anggota DPR pun menahan laju Ali Muchtar dan memintanya untuk tenang, tidak emosi. Jam saat itu menunjukkan pukul 19.50 WIB. (asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads