Presiden Minta Depkes Terus Produksi Obat Murah
Selasa, 13 Mar 2007 18:54 WIB
Jakarta - Harga obat yang mahal menjadi kendala utama bagi masyarakat miskin untuk menikmati pelayanan kesehatan. Untuk itu, Presiden SBY meminta Departemen Kesehatan terus meningkatkan produksi obat yang dikenal dengan sebutan obat generik.Permintaan itu disampaikan SBY usai memimpin rapat kabinet terbatas di di Gedung Departemen Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (13/2/2007). Hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkes Siti Fadillah Supari, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendagri M Ma'ruf, Mensos Bachtiar Chamsyah, dan Menag Maftuh Basyuni."Salah satu prioritas dalam pembangunan sektor kesehatan adalah memproduksi obat-obat generik yang harganya mudah dijangkau masyarakat," ujar SBY.Dari informasi yang diketahuinya, SBY mengatakan, kualitas obat generik yang diproduksi Depkes sangat baik. "Saya dapat informasi kualitasnya sangat baik. Ini jelas sangat membantu saudara-saudara kita untuk mengaksesnya," ungkap SBY."Ini ada obat flu, ini obat batuk, turun panas, sakit kepala. Ini sangat murah saya tahu harganya sekitar Rp 1.000," imbuh SBY sambil menunjukkan beberapa jenis obat generik.Selain obat murah, SBY menjelaskan, hal lain yang dibahas adalah peningkatan pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak, asuransi kesehatan, serta peningkatan jumlah dan kualitas dokter spesialis.
(bal/sss)











































