PAN Lirik Guru untuk 2009
Selasa, 13 Mar 2007 17:09 WIB
Jakarta - Berbagai pendekatan dilakukan partai politik untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya dalam Pemilu 2009 mendatang. Ormas dan organisasi profesi pun dilirik. Bahkan suara guru yang menjadi anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) jadi incaran PAN."PAN akan selalu memperjuangkan apa pun yang menjadi aspirasi PGRI," kata Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir (SB) saat bertemu jajaran pengurus besar PGRI di Gedung PGRI, Jl Tanah Abang 24, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2007).Menurut SB, meski PGRI bukan organisasi politik dan tidak dapat membentuk parpol, anggota PGRI diharapkan dapat menyampaikan aspirasinya kepada parpol yang selama ini gigih memperjuangkan hak-hak guru."Secara individu tentunya setiap anggota PGRI harus menyampaikan aspirasi politiknya. Karena itu sudah diatur UU," imbuh SB.Dia juga mengatakan kegigihan partainya memperjuangkan aspirasi guru karena pemikiran tentang pendidikan di PAN sejalan dengan PGRI. "Apalagi pendiri PAN adalah seorang profesor doktor, sudah pasti kita memikirkan hak-hak guru," lanjutnya.Diakui SB, ucapan-ucapan yang dilontarkannya adalah bagian dari kampanye PAN. "Karena saya orang politik ya tugas saya kampanye untuk PAN. Tapi dengan niat dan tujuan yang baik," tambahnya yang disambut tepuk tangan para peserta.Ketua Umum PGRI Muhammad Surya berterimakasih jika PAN berjanji memperjuangkan aspirasi anggotanya. "PGRI memang tidak bisa berparpol, tapi kita akan manfaatkan parpol yang ada, sepanjang mereka 'kau tahu yang kumau'," cetusnya yang disambut tepuk tangan dan tawa pengurus PAN dan PGRI.Saat ini, PGRI memiliki 22 pengurus provinsi, 412 pengurus kabupaten, 4.800 cabang, dan 48 ribu ranting. Sedangkan guru yang tergabung dalam organisasi ini berjumlah 1,6 juta.
(nvt/nrl)











































