Air Minum dari Sungai Purbakala

Air Minum dari Sungai Purbakala

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 16:55 WIB
Air Minum dari Sungai Purbakala
Jakarta - Setiap kali Jakarta tergenang air saat musim hujan, pasti air itu langsung dibuang ke laut. Padahal jika memanfaatkan sungai purbakala, air itu bisa menambah cadangan air minum."Bila air itu masuk dalam waduk resapan yang memanfaatkan sungai purbayang ada di bawah tanah, maka kita bisa menghemat air," ujar hydrogeologist dari Masyarakat Air Indonesia Fatchy Muhammad di Kementerian Ristek, Jl MH Thamrin, Jakarta.Kandungan pasir di endapan sungai purba bisa digunakan untuk menyimpanair, sebagai air tanah. Sebab biasanya sungai purba banyak mengandungpasir."Kalau ada pasir kan bisa meresap, sehingga genangan air di permukaantanah berkurang. Kalau dibuang langsung ke laut kan sayang," imbuh Fatchy.Menurut dia, air tanah yang ada di Jakarta sekitar 2.000-3.000 meter kubikper tahun. Padahal luas Jakarta 650 km persegi. Sehingga sebenarnya airyang bisa dikeluarkan 1,3 miliar kubik."Apalagi katanya muka air tanah turun 1 meter tiap tahunnya, jadi harushemat air," lanjut Fatchy.Daerah Jakarta Barat dan utara bahkan air tanahnya sudah mulai asin. Halitu karena adanya interusi air laut. Dengan volume air tanah yangberkurang, maka bakteri coli semakin banyak."Penyimpanan air dalam tanah sebagai air tanah melalui waduk resapan danperlakuan pada air tanah yang asin, maka lama kelamaan cadangan air bakubisa bertambah. Ini untuk konservasi," beber pria berkacamata ini.Keterangan Foto:Waduk resapan di Kampus UI yang menindih sungai purba (Indra Shalihin/detikcom) (sss/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads