Teror Bom Via SMS Tak Wajar

Agung Laksono:

Teror Bom Via SMS Tak Wajar

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 16:43 WIB
Jakarta - Banyaknya teror bom melalui SMS yang terjadi akhir-akhir ini membuat risau Ketua DPR Agung Laksono. Dia menganggap hal itu di luar kewajaran.Aparat keamanan dan intelijen pun diminta berkoordinasi untuk menghentikan aksi ini."Ini sudah tidak wajar. Saya tidak sampai menyebut ada skenario, tapi nggak masuk akal bocah 10 tahun bisa seperti ini. Mungkin ada pesan dari orang dewasa. Jadi perlu dilakukan pendalaman," kata Agung.Agung menyampaikan hal itu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, selasa (13/3/2007).Dalam kasus teror bom via SMS 1717, seorang bocah berumur 10 tahun dijadikan tersangka. Dia diketahui meneror akan mengebom Monas.Menurut Agung, aksi teror itu telah menimbulkan kekacauan dan kekhawatiran banyak pihak. Selain itu juga mengganggu konsentrasi kerja yang sudah dibangun dengan baik."Gara-gara teror, orang kerja jadi terganggu. Ini tidak bisa didiamkan, karena suasana kerja sudah terganggu," tegas dia.Jika ini tidak segera diatasi, imbuh dia, upaya pemerintah untuk meningkatkan investasi dari dalam dan luar negeri tidak akan berhasil. (umi/sss)


Berita Terkait