SMS Bom 1717 Bisa Saja Pesenan

Suripto:

SMS Bom 1717 Bisa Saja Pesenan

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 13:32 WIB
Jakarta - Sejumlah pelaku teror bom dibekuk. Ada anak SD, tukang cendol, dan mahasiswi. Penangkapan mereka dinilai ganjil. "Kegiatan seperti itu bisa saja ada pesenan. Bisa saja titipan kepada anak atau orang. Ini saya kasih uang, tolong kamu begini. Kamu hapalkan SMS-nya, dalam bahasa on mission," kata anggota Komisi I Suripto kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2007).Menurut dia, dahulu untuk mengacaukan keamanan disebarkan lewat selebaran gelap, tetapi kini sudah canggih melalui SMS.Apa mungkin dilakukan kelompok tertentu? "Dipelajari dulu kalimat-kalimatnya, baru kita bisa mengidentifikasi, kira-kira kelompok mana. Kalau ada SMS-nya, tolong saya dikasih, saya analisa, nanti saya telusuri kira-kira bisa ditebak dari kelompok mana," terang mantan sekjen Dephut ini.Jika sasarannya Kedubes AS, lanjut dia, teror kemungkinan dilakukan oleh orang-orang nasionalis yang tidak suka dengan AS atau kelompok Islam ekstrem."Tetapi bisa juga dilakukan agen AS agar intelijen di Indonesia lebih waspada. Ini secara teori loh, saya tidak menuduh siapa pun," ujarnya seraya wanti-wanti.Sedangkan jika sasaran ditujukan ke BI dan Monas, lanjut dia, tempat-tempat itu sasaran yang tepat untuk menimbulkan keresahan."Ya kalau bertubi-tubi masyarakat gelisah, sasaran teror berhasil, ditambah aparat pemerintah panik," kata politisi PKS ini.Namun demikian, Suripto berpendapat, kecil kemungkinan teror bom dilakukan oleh kepolisian. Alasannya, kepolisian belum canggih dan tidak mungkin melakukan itu."Kalau polisi ngerjain dirinya sendiri, pada waktunya akan terbongkar, karena dia akan lupa," cetus pria berkacamata ini. (aan/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads