Polisi Hanya Jaga Barang Bukti Lempar Asbak FKB Jatim

Polisi Hanya Jaga Barang Bukti Lempar Asbak FKB Jatim

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 13:31 WIB
Surabaya - Polisi menurunkan tim ke ruang Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Jawa Timur untuk mengumpulkan barang bukti. Namun, bukan berarti polisi mengusut kasus ini. Polisi hanya berjaga-jaga untuk mengamankan barang bukti. Kasat Reskrim Polresta Surabaya Utara AKP Wiyogo saat dihubungi detikcom, Selasa (13/3/2007) mengaku hingga saat ini belum ada pengaduan kasus ini ke polisi. Karena itu, polisi tidak bisa turun mengusut kasus. Meski begitu, polisi tetap berjaga-jaga mengumpulkan barang bukti. "Tapi memang kita sudah turunkan anggota ke sana untuk jaga-jaga saja. Kalau ada yang melapor, kita akan tindak lanjuti," ujar Wiyogo. Kasus pelemparan asbak terjadi saat FKB menggelar rapat internal membahas pembentukan Panitia Khusus (Pansus) mengenai dampak luapan lumpur Lapindo. Dua anggota FKB, yaitu Jafar Shodik dan Firdaus Fibriato bersitegang dalam forum itu. Kedua anggota FKB itu saling ejek. Tak lama kemudian, Jafar Shodik yang merupakan anggota FKB kubu Muhaimin langsung melemparkan aspak ke arah Firdaus Fibrianto yang merupakan anggota FKB kubu Choirul Anam. Asbak itu nyaris mengenai kepala Firdaus. Namun, di akhir forum internal ini, Jafar Shodik dan Firdaus sempat bersalaman sebagai tanda berdamai. Asbak putih yang terbuat dari keramik itu jatuh ke lantai dan pecah berantakan. Setelah itu, pecahan asbak itu pun dibersihkan dan dibuang oleh staf FKB ke tempat sampah. Lantas, pecahan asbak ini kemudian diamankan oleh polisi. (asy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait