Buku Sejarah 2004 di Pasar Palasari Bandung Habis Terjual

Buku Sejarah 2004 di Pasar Palasari Bandung Habis Terjual

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 13:18 WIB
Bandung - Pedagang buku di Pasar Buku Palasari Bandung tidak mempersoalkan pelarangan peredaran buku sejarah SMP dan SMA kurikulum 2004. Sebab saat ini sudah akhir tahun ajaran sehingga stock buku sejarah yang dilarang itu sudah habis terjual."Buat kita pedagang, pelarangan pemakaian buku sejarah itu tidak berpengaruh. Lain halnya jika pelarangan dilakukan pada awal tahun ajaran baru. Pastilah kami akan merugi," ujar Abeng (34) penjual buku khusus pelajaran SD hingga Perguruan Tinggi kepada detikcom di Pasar Buku Palasari, Jalan Palasari, Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/3/2007).Saat ini, kata dia, di tokonya hanya tersisa beberapa buah buku sejarah kurikulum 2004 terbitan Erlangga. Karena buku sejarah itu untuk satu tahun ajaran, sehingga sudah habis terjual akhir tahun lalu."Berbeda jika bukunya untuk per semester, kami pasti mempunyai stock yang banyak," ujar Abeng. Dia mengaku berhasil menjual buku sejarah kurikulum 2004 sebanyak 500 eksemplar.Menurut Abeng, dirinya baru tahu pelarangan buku sejarah itu dari media massa. Selama tidak ada surat resmi yang melarang penjualan buku itu, dia mengaku tetap akan menjualnya."Kalau kita kan penjual. Selama buku itu masih banyak yang minat, pasti akan kami jual. Tapi kalau sudah ada surat resmi, ya apa boleh buat saya akan berhenti menjualnya," ujar pemilik toko buku Restu ini.Hal yang sama diungkapkan Rahmat, pemilik toko buku Riavy yang khusus menjual buku-buku pelajaran. Menurutnya, selama ini yang banyak mencari buku sejarah kurikulum 2004 adalah siswa sekolah negeri."Sementara siswa sekolah swasta mereka mencari buku kurikulum 1994. Karena dua-duanya dicari, ya saya sediakan dua-duanya," ujar Rahmat yang mengaku telah habis stock buku sejarah kurikulum 2004. Sementara stock 1994, masih tersedia. (ern/djo)


Berita Terkait