Ratu Michiko Stres

Ratu Michiko Stres

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 13:17 WIB
Tokyo - Tampaknya tidak mudah menjadi seorang perempuan dalam keluarga kerajaan Jepang. Empat tahun silam, putri mahkota Masako meninggalkan tugas-tugas resminya untuk memulihkan diri dari depresi.Keadaan depresi itu timbul akibat tekanan-tekanan yang dialami Masako dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan istana. Kini, hal serupa menimpa Ratu Michiko.Istri Kaisar Akihito itu mengalami berbagai gangguan kesehatan yang diakibatkan dari stres berat. Demikian seperti diberitakan AFP, Selasa (13/3/2007).Para pejabat istana telah mengumumkan bahwa Michiko untuk sementara membatalkan semua jadwal kegiatannya. Sebabnya, Michiko butuh waktu untuk menyembuhkan pendarahan usus, mimisan dan sariawan yang dideritanya. Perempuan berusia 72 tahun itu jatuh sakit sejak bulan lalu yang awalnya hanya flu biasa.Penyakit Michiko tersebut menunjukkan adanya tekanan di seputar keluarga kerajaan Jepang."Ada keyakinan bahwa Ratu menderita gejala-gejala yang berhubungan dengan stres psikologis," kata Ichiro Kanazawa, kepala pengawas medis istana.Menurut para pejabat istana, pemberitaan mengenai keluarga kerajaan akhir-akhir ini merupakan pemicu stres Ratu Jepang itu. Belakangan ini, pihak istana memang meributkan publikasi buku mengenai keluarga kerajaan Jepang oleh penulis Australia, Ben Hills. Istana menuntut permintaan maaf dari Hills.Buku berjudul "Princess Masako: Prisoner of the Chrysanthemum Throne" itu dianggap menghina keluarga kerajaan Jepang. Buntutnya, penerbit Jepang bulan lalu membatalkan rencananya untuk menerjemahkan buku itu ke dalam bahasa Jepang.Dalam buku itu, Masako dikatakan mendapat banyak tekanan dari istana untuk melahirkan anak laki-laki sebagai penerus takhta. Masako merupakan istri Putra Mahkota Naruhito, putra sulung Michiko-Akihito. Buku itu tersebut juga menulis tentang meningkatnya ketegangan antaranggota keluarga kerajaan. (ita/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads