Ba'asyir Orasi di Sidang Playboy

Ba'asyir Orasi di Sidang Playboy

- detikNews
Selasa, 13 Mar 2007 12:05 WIB
Jakarta - Sidang tuntutan Pemred Majalah Playboy Erwin Arnada ternyata juga dihadiri Ketua Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir. Bersama ratusan anggota FPI, Ba'asyir menyatakan kekecewaannya karena Erwin hanya dituntut 2 tahun. "Keselamatan dunia dan akhirat tergantung dari hilangnya maksiat, kita menentang keras jenis maksiat di dunia ini," ujar Ba'asyir dalam orasinya penuh semangat di depan Pengadilan Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta, Selasa (13/3/2007). Ba'asyir dkk meminta majelis hakim menghukum Erwin Arnada dengan hukuman mati. Hal ini karena terbitnya majalah playboy dinilai telah merusak moral bangsa. Menurut Ba'asyir, tuntutan JPU Resny Muchtar tidak sesuai dengan kerusakan yang ditimbulkan majalah Playboy dan meminta hakim memutuskan lebih berat lagi."Ini merusak moral bangsa dan negara, kewajiban kitalah untuk memperjuangkan syariah. Kalau pemerintah mempersulit syariah, azab akan terus turun di muka bumi ini," cetus Ba'syir yang mengenakan baju dan kopiah putih.Sebelum memulai orasi, Ba'asyir sempat memimpin takbir, kemudian disambut 'Allahu akbar' oleh ratusan anggota FPI.Aksi ini sempat memacetkan lalu lintas meski 400 aparat kepolisian dari Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pasar Minggu menjaga aksi. 2 Unit water canon pun disiagakan. Dalam sidang tuntutan, terdakwa kasus kenormasusilaan Pemred Majalah Playboy Erwin Arnada dituntut 2 tahun penjara. Dia terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana melanggar norma kesusilaan sebagaimana dalam dakwaan primer. (nik/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads