Dubes AS: Ancaman Taliban Tidak Perlu Dikhawatirkan
Selasa, 13 Mar 2007 00:47 WIB
Kabul - Pasukan pemberontak Taliban di Afghanistan mengancam akan melanjutkan aksinya untuk menyerang pemerintah Afghanistan dan tentara asing dalam beberapa bulan ke depan. "Namun serangan tersebut tidak berbahaya," ungkap Dubes AS untuk Afghanistan, Ronald E Neumann seperti dilansir dari kantor berita AFP, Senin(12/3/2007)Menurut Neumann, pertempuran sengit kemungkinan akan terjadi di Afghanistan bagian selatan. Namun, kondisinya masih dapat dikendalikan."Saya lihat, Taliban tidak terlalu kuat jika dibandingkan apa yang terjadi di Irak. Di Irak, banyak terjadi teror dan memakan waktu yang cukup lama, sehingga berbagai kemungkinan pun bisa terjadi," ujar Ronald.Ronald yang akan meninggalkan Afghanistan dalam beberapa minggu lagi, juga memperkirakan pengeboman dan penyerangan di daerah Timur Afghanistan akan bertambah."Tahun ini akan menjadi tahun yang penuh dengan pertarungan sengit," tandasnya.
(anw/ary)











































