Muka Tegang, 5 Pejabat Bulog Masuki Rutan Kejagung
Senin, 12 Mar 2007 21:45 WIB
Jakarta -
Dengan wajah tegang dan lesu, lima pejabat Bulog memasuki jeruji besi di Kejaksaan Agung. Mereka ditetapkan menjadi tersangka dalam pengadaan sapi dari Australia pada 2001.Mantan Ketua Tim Monitoring Pengadaan Sapi Bulog Tito Pranolo beserta 4 anggotanya, Imanu Saki, A Nawawi, Mika Ramba Kembenan, dan Ruchiyat Subandi tiba di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Senin (12/3/2007) sekitar pukul 20.15 WIB.Tito keluar terlebih dahulu dari mobil tahanan bernopol B 8082 EH. Saki, Mika, Nawawi, dan Ruchiyat menyusul di belakang Tito. Mereka tampak menutupi mukanya saat menuruni mobil.Raut wajah kelimanya terlihat lesu dan tegang saat memasuki Rutan Kejagung. Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang, mereka masuk dikawal kamdal Kejagung dan staf dari Kejati DKI Jakarta."Kita putuskan untuk ditahan karena kita yakin alasan subjektif dan objektifnya memenuhi syarat. Kelima tersangka ini akan ditahan selama 20 hari," kata Direktur Ppenyidikan pada Jampidsus M Salim di Kejagung. Menurutnya, penahanan mereka dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan kasus yang juga sedang ditangani Kejagung. "Mereka ditahan kaerna bertanggung jawab sebagai tim monitoring pangadaan sapi," jelasnya.Pengadaan sapi impor dari Australia pada 2001 ini diduga diduga merugikan negara Rp 11 miliar.
(ary/ary)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































