Santunan Garuda Rp 25 Juta untuk Daftar Kuliah
Senin, 12 Mar 2007 17:43 WIB
Jakarta - Nugroho Widyasnoto (17) tampak sumringah saat menerima santunan senilai Rp 25 juta dari petugas Garuda. Penyerahan itu berlangsung di rumahnya yang terletak di Jl Bintaro Raya Tengah CI/5, Bintaro Sektor I, Jakarta Selatan."Terima kasih," kata korban luka Garuda GA 200 itu dengan senyum terkembang didampingi ibunya sambil menerima lembaran cek dari General Manager Garuda, Karin E.I. Item, Senin (12/3/2007).Soal uang yang diterimanya, Nugroho yang baru lulus SMA itu mengatakan, akan menggunakannya untuk ongkos kuliahnya."Bisa juga untuk daftar kuliah," ujarnya singkat.Rasa suka cita Nugroho kian bertambah ketika GM Garuda Karin mengatakan pihaknya akan menanggung biaya check up ulang kondisinya. Ia berencana segera periksa ke rumah sakit lagi."Ini saya mau cek ke rumah sakit lagi, kalau nggak di RS Bintaro ya di RS Pondok Indah karena di RS Sardjito dulu belum dicek secara total," ujar pemuda itu, tetap dengan senyum lebarnya.Nugroho rupanya tipe manusia yang tegar. Usai kecelakaan maut 7 Maret itu, ia dengan tegas mengatakan tidak trauma dan tidak takut naik pesawat lagi."Saya tidak merasa takut naik pesawat, terutama Garuda. Saya tidak trauma kok," ucapnya tegas.Nugroho menjadi salah satu korban musibah terbakarnya pesawat Garuda di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Pada saat itu ia hendak melakukan registrasi ulang Ujian Masuk UGM.Remaja jebolan SMA Pembangunan Jaya, Bintaro, itu berharap bisa mewujudkan impiannya kuliah di jurusan psikologi atau manajemen. Oleh karena itu sehari setelah dirawat di RS Sardjito, ia langsung mendaftar ulang di UGM dengan diantar saudaranya.Kini Nugroho tinggal konsentrasi menghadapi UM tanggal 8 April mendatang. Tabungan sudah ada, sekarang yang harus dilakukannya adalah belajar dan berdoa. Semoga sukses!
(gah/nrl)











































