Korban Lumpur Minta Bupati dan Gubernur Dihadirkan
Senin, 12 Mar 2007 10:44 WIB
Sidoarjo - Ratusan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS) Sidoarjo memblokir Jl. Raya Siring dan rel KA. Mereka berniat memblokir jalan hingga tuntutan mereka dipenuhi pemerintah. Saat bernegosiasi dengan polisi, warga meminta Bupati Sidoarjo dan Gubernur Jawa Timur dihadirkan ke lokasi. Aksi pemblokiran massa di Jl. Raya Siring ini dijaga oleh ratusan polisi bersenjata lengkap. Sebagian polisi merupaka Brimob, sedangkan polisi lainnya didatangkan dari Samapta.Hingga pukul 10.40 WIB, Senin (12/3/2007), aksi pemblokiran oleh para korban lumpur itu masih berlangsung. Negosiasi warga dengan polisi masih berlangsung. Pihak polisi langsung dipimpin Kapolres Sidoarjo AKBP Utomo. Polisi meminta warga membubarkan diri, karena aksi mereka mengganggu ketertiban umum. Namun, warga menolak dengan keras. Bahkan, mereka meminta agar Bupati Sidoarjo Win Hendrarso dan Gubernur Jatim Imam Utomo dihadirkan. "Kami meminta Pak Bupati dan Gubernur datang ke sini. Kami ingin memperlihatkan bahwa tuntutan kami serius dan kami akan bertahan di sini sampai tuntutan kami dipenuhi," ujar salah seorang pimpinan korban lumpur.
(asy/nrl)











































