Kecelakaan Beruntun, Timnas Transportasi 'Dikejar-kejar' SBY

Kecelakaan Beruntun, Timnas Transportasi 'Dikejar-kejar' SBY

- detikNews
Senin, 12 Mar 2007 10:40 WIB
Jakarta - Musibah transportasi beruntun, membuat Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY) 'geregetan'. Timnas Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi diminta menyampaikan laporan meski pekerjaan belum sepenuhnya tuntas."Ya kami sampaikan laporan awal pada Presiden. Apa-apa saja yang telah kami lakukan dalam dua bulan ini," kata Ketua Timnas Tranportasi, Marsekal Purn Chappy Hakim, sebelum diterima Kepala Negara di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (12/3/2007).Sesuai namanya, tugas utama tim yang dibentuk tak lama setelah hilangnya pesawat AdamAir di Sulawesi Barat dan tenggelamnya KM Senopati Nusantara di Selat Jawa itu adalah mengevaluasi aspek keselamatan dan keamanan dari sistem transportasi darat, laut dan udara. Mulai dari peraturan sampai penerapannya.Berdasar temuan lapangan, mereka melakukan analisa dan hasilnya yang berupa rekomendasi diserahkan langsunh pada presiden. Pekerjaan yang teramat kompleks harus tuntas dalam tiga bulan.Tapi baru berjalan dua bulan, Presiden SBY buru-buru meminta tim yang dipimpin mantan KSAU itu menyerahkan laporan. Pemicunya adalah terbakarnya pesawat Garuda GIA 200 di Yogyakarta, tak berselang lama dengan tergelincirnya pesawat Adam Air di Surabaya. (lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads