Korban Lumpur Blokir Jl Raya Siring dan Rel KA
Senin, 12 Mar 2007 10:21 WIB
Sidoarjo - Warga korban lumpur Lapindo kembali turun ke jalan. Mereka memblokir Jl. Raya Siring, Sidoarjo. Akibatnya, arus kendaraan menuju Surabaya dan Malang dan sebaliknya terhambat. Mereka juga memblokir rel KA. Aksi yang kesekian kalinya dilakukan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS), Senin (12/3/2007) mulai pukul 09.30 WIB. Mereka melakukan long march dari Pasarbaru Porong menuju Jl. Raya Siring. Jarak antara Pasarbaru - Jl. Raya Siring sekitar 2 KM. Sebagian dari mereka menggunakan sepeda motor. Sesampai di Jl. Raya Siring, mereka langsung memblokir Jl. Raya Siring. Para korban lumpur duduk di tengah jalan. Sepeda motor para korban lumpur juga diparkir di tengah jalan. Akibat aksi ini, hingga pukul 10.15 WIB, arus kendaraan dari Porong menuju Malang dan dari Sidoarjo menuju Surabaya tak bergerak sama sekali. Para warga TAS itu juga memblokir jalur KA di Porong. Mereka memblokir rel dengan menaruh batu-batu besar dan karung berisi air di tengah rel. Dipastikan, KA dari Malang-Surabaya dan sebaliknya terganggu. Para korban lumpur turun ke jalan untuk memprotes keputusan pemerintah tentang ganti rugi terhadap mereka. Sebelumnya pemerintah menetapkan bahwa ganti rugi terhadap warga TAs adalah relokasi plus. Sementara warga menginginkan aset mereka dibeli, sebagaimana warga yang lain.
(asy/nrl)











































