Mengapa KNKT Tak Kawal Black Box GA 200 ke Aussie

Mengapa KNKT Tak Kawal Black Box GA 200 ke Aussie

- detikNews
Senin, 12 Mar 2007 07:39 WIB
Jakarta - Dua black box pesawat Garuda GA 200 yang dibawa ke Australia beberapa waktu lalu dilakukan tanpa pengawalan dari petugas KNKT. Sebagai negara tempat terjadinya kecelakaan, Indonesia seharusnya terlibat dan melakukan pengawalan hingga proses penyelidikan terhadap kedua kotak hitam tersebut selesai."Sebagai pemilik, seharusnya petugas dari KNKT atau timnas (Evaluasi Keselamatan Transportasi) ada yang ikut ketika black box Garuda dibawa oleh petugas Australia. Bahkan juga menjadi saksi mata ketika black box itu diperiksa," ujar pengamat penerbangan Dudi Sudibyo saat dihubungi detikcom, Minggu (11/3/2007).Dudi menyesalkan sikap lemah pemerintah Indonesia yang membiarkan proses pemeriksaan kedua black box itu dilakukan sepenuhnya oleh Australian Transport Safety Bereau (ATSB). Hal yang demikian, menurut dia, telah melanggar aturan dan etika yang diakui secara internasional."Jadi ketika pihak Australia menyatakan salah satu black box tidak dapat dibaca dan harus dikirimkan ke AS, seharusnya ada saksi mata kita yang ikut mengawasi proses pemeriksaan disana. Ini tidak ada satupun dari Indonesia di Australia," sesal pengamat yang ikut memberikan masukan saat Presiden SBY akan membentuk Timnas Evaluasi KEselamatan Transportasi ini.Bahkan Dudi mempertanyakan rencana Australia yang akan mengirimkan salah satu black box ke AS. Sebab menurut dia, pengiriman black box dari Australia ke AS tersebut mengandung unsur politis."Australia itu kan kaki tangannya AS. Menurut saya lebih baik ke Perancis saja, sebab lebih netral. Apalagi dari kita tidak ada yang menyaksikan kalau kotak hitam itu betul-betul tidak bisa dibaca," imbuh pria berkacamata itu. (rmd/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads