Gagal Dibaca di Australia Black Box Garuda GA 200 Dikirim ke Seattle
Minggu, 11 Mar 2007 13:57 WIB
Yogyakarta - Kotak hitam pesawat Garuda GA 200 akan dikirim ke Seattle, Amerika Serikat, Minggu (11/3/2007) waktu Australia. Pengiriman itu untuk mengetahui isi Cockpit Voice Recorder (CVR) yang gagal dibaca Australia.Demikian disampaikan Deputi Informasi dan Investigasi, Australian Transport Safety Bureau (ATSB) Alan Stray dalam jumpa pers di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta."Australia tidak punya alat untuk membaca CVR yang rusak terbakar. Yang punya hanya pabrik Boeing di Seattle AS," kata Alan.Alan mengatakan, kotak hitam GA 200 sebenarnya sudah berhasil dibaca. Namun hanya Flight Data Recorder(FDR) yang berisi info grafis soal kecepatan pesawat, ketinggian pesawat dan cuaca dan tekanan udara saat pesawat mau mendarat. Sementara CVR yang berisi rekaman pembicaraan di cockpit antara pilot, co pilot dengan Aviation Traffic Control (ATC) tidak bisa dibaca karena kondisinya hancur terbakar.Menurut Alan, black box akan sampai di Seattle Senin 12 Maret 2007 dan akan langsung dibaca dengan alat khusus.Sementara itu Deputi Investigasi KNKT Joseph Tumenggung mengatakan, waktu yang dibutuhkan untuk membaca CVR tidak bisa diprediksi. "Bisa 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, bahkan 1 tahun, karena tergantung dari kerusakannya," katanya.Joseph juga mengatakan, dirinya tidak mengetahui berapa biaya yang diperlukan untuk menyalin isi CVR. "Saya tidak tahu persis, itu bukan wewenang saya sebagai investigator. Yang tahu persis pemerintah RI atau KNKT," kata Joseph.
(ken/ken)











































