Pelaku SMS Teror Lugu, Nomor HP Didompleng Orang Lain?
Minggu, 11 Mar 2007 09:12 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Almuzammil Yusuf meminta polisi menangani pelaku SMS teror dengan hati-hati. Diduga, ada orang lain yang mendompleng nomor handphone mereka."Saya kira ada teknologi yang bisa mendompleng nomor. Maka polisi harus meneliti betul siapa pelakunya," ungkap Almuzammil dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (11/3/2007).Pernyataan itu disampaikan Almuzammil karena merasa ada yang janggal dengan beberapa pelaku SMS teror yang ditangkap polisi. Ada pedagang cendol, petani gabah yang tinggal di Bojonegoro, bocah 10 tahun, dan mahasiswi asal Brebes yang kuliah di Unisma Bekasi.Kalaupun perbuatan itu benar-benar dilakukan oleh orang-orang yang sudah ditangkap polisi itu, Almuzammil pun meminta ditangani dengan tepat."Bisa jadi mereka stres. Harus diselidiki motifnya, masak anak kecil 10 tahun juga ikut. Kalau tidak ada motif, karena ketidaktahuan, perlu pembinaan," katanya.Namun Almuzammil kuat mengira adanya suatu kelompok yang bermain di belakang SMS teror yang marak belakangan ini."Pelakunya cukup canggih. Coba bayangkan jika nomor orang besar yang mereka pakai? Bisa bahaya sekali. Telepon saya, telepon anda bisa didompleng," tandas politisi PKS itu.
(aba/aba)











































