Agum Cagub DKI dari PD?
Minggu, 11 Mar 2007 03:04 WIB
Jakarta - Langkah Partai Demokrat (PD) membentuk gerbong sendiri di luar koalisi yang digalang Partai Golkar (PG) semakin kuat. Pilihan calon gubernurnya semakin mengarah pada mantan Ketua KONI Agum Gumelar."Hasil polling yang dilakukan oleh Pusat Kajian Politik FISIP UI memperlihatkan ketokohan sosok Agum Gumelar memimpin kota Jakarta cukup signifikan," ungkap Ketua Timsus Pilkada DPD PD DKI Jakarta Sahat Saragihdalam jumpa pers di Hotel Bumikarsa, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu(10/3/2007).Survei yang dilakukan oleh lembaga riset independen dari UI tersebut menunjukkan mantan menhub di era pemerintahan Megawati ini memperoleh dukungan sebesar 60,6 persen. Jauh lebih populer dibanding cagub lainnya.Selanjutnya Adang Daradjatun dengan perolehan 36,7 persen, Fauzi Bowo (35,3%), dan Sarwono Kusumaatmadja (34,1%). Sementara itu, untuk survei terhadap cawagub artis Rano Karno memperoleh 44,7 persen, diikuti Faisal Basri (16,19%), Ruhut Sitompul (6,42%), Nur Faizi (5,6%), dan Jasri Marin (0,78%).Survei tersebut dilakukan secara random terhadap 2.000 responden diwilayah DKI Jakarta dengan menggunakan metode wawancara langsung.Berdasarkan survei tersebut, lanjut Sahat, partainya hampir dipastikan akan mengusung Agum sebagai cagub DKI."Hasil survei itu menjadi cikal bakal untuk mengumumkan bahwa calon dariPartai Demokrat tentunya sangat dipengaruhi hasil polling," imbuh pria yang juga menjadi Wakil Bendahara DPD PD DKI Jakarta itu.Sahat juga menegaskan pasangan Agum-Rano merupakan pasangan terkuat berdasarkan survei. Sebab, menurut Sahat, keduanya mengkombinasikan kepopuleran dan kepemimpinan yang dapat mendukung pembangunan di DKI Jakarta."Insya Allah, kami akan umumkan pasangan cagub-cawagub dari PD berdasarkansurvei tersebut pada Senin (12/3/2007) besok," tandas Sahat.Sebelumnya, nama Agum juga menguat dalam bursa cagub di tubuh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bintang Reformasi (PBR). Bahkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin telah memberikan restunya kepada Agum dan PAN.Jika PD akhirnya resmi menjagokan Agum, maka bisa dipastikan kedua partaitersebut akan membentuk koalisi baru di luar kekuatan PKS dan koalisi PGuntuk bertarung di pilkada DKI.
(rmd/aba)











































