SD Korban Gempa Diperbaiki Siang -Malam Agar Senin Bisa Dipakai

SD Korban Gempa Diperbaiki Siang -Malam Agar Senin Bisa Dipakai

- detikNews
Sabtu, 10 Mar 2007 23:18 WIB
Solok - Gempa menghancurkan bangunan SD 02 Tanjung Bingkung, di Jalan Solok Sumani, KM 5, Kabupaten Solok. Agar muridnya bisa sekolah lagi, pembangunan SD pun dilakukan siang-malam."Hari Senin besok (12/3/2007), anak-anak mesti sudah mulai sekolah lagi. Jadi pekerjaan harus dikebut sampai malam. Insya Allah Minggu siang besok sudah selesai. Namun kualitas bangunan tetap terjaga," kata Corporate Secretary Baznas - Dompet Dhuafa, Sunaryo Adhiatmoko, di lokasi pembangunan, Sabtu (10/3/2007).Sekolah yang dibangun itu, berukuran 30 X 5 meter. Terdiri atas enam kelas. Lokasinya di sekitar pertapakan lama bangunan SD yang runtuh. Hingga Sabtu malam, pukul 22.00 WIB, suasana di lokasi pembangunan masih cukup riuh. Para personil Marinir yang berjumlah 50 orang dan belasan relawan tampak masih sibuk mengangkat kayu, menggergaji dan memaku.Menurut Sunaryo, konstruksi bangunan kayu ini kuat untuk sementara waktu sampai dibangunnya sekolah itu secara permanen. Diperkirakan hanya butuh dua hari dan satu malam untuk membangunnya.Pembangunan yang dilakukan personil Pasukan Marinir II Korp Marinir Cilandak sengaja menggunakan bahan kayu. Hal ini belajar dari pengalaman serupa usai gempa Yogyarta tahun lalu."Alhamdulillah masyarakat maupun guru-guru dan para murid sangat mendukung kegiatan ini. Kita juga sangat berterima kasih kepada Marinir yang bersedia membantu program ini," kata Sunaryo.Pembangunan sekolah kayu ini menghabiskan dana sekitar Rp 30 juta. Rencananya sekolah dengan konstruksi sejenis akan dibangun sebanyak 10 unit di Sumbar. Sebanyak lima unit untuk dua daerah yakni Kota Solok dan Kabupaten Solok, serta lima unit lagi di Kabupaten Tanah Datar.Bangunan lama SD yang dibangun kembali itu hancur total akibat gempa. Hancur bersama hilangnya nyawa dua guru sekolah tersebut. (rul/aba)


Berita Terkait