'Isu Solok & Bukittinggi Harus Dikosongkan Sudah 2 Hari'

'Isu Solok & Bukittinggi Harus Dikosongkan Sudah 2 Hari'

- detikNews
Sabtu, 10 Mar 2007 22:38 WIB
Jakarta - Isu pengosongan kota ternyata sudah berlangsung 2 hari di Solok dan Bukittinggi, Sumatera Barat. Namun banyak warga yang acuh."Sudah 2 hari itu isu pengosongan. Tapi banyak yang mengacuhkan saja," ujar warga Kota Solok Wiwik saat berbincangan dengan detikcom, Sabtu (10/3/2007).Wiwik termasuk yang tidak peduli dengan isu itu. Walau sebagian tetangganya masih tidur di tenda, Wiwik memilih kembali ke rumah."Bagi yang trauma masih tinggal di tenda. Kalau saya sekarang sudah di rumah," ujarnya.Isu yang beredar itu menyebutkan penduduk yang bermukim di patahan Sumatera (Sesar Semangko) sebaiknya pindah. Misalnya warga di sekitar Danau Singkarak (Solok dan Padangpanjang) dan Danau Maninjau (Agam)."Tapi orang mana mau pindah. Kebanyakan orang acuh saja dengan isu itu," kata Wiwik.Hal senada diungkapkan resepsionis Hotel Pusako, Bukittingi, bernama Rina. Walau setiap hari ada isu-isu gempa susulan, pengosongan kota dan sebagainya, angka hunian Hotel Pusako tidak terpengaruh."Angka hunian normal kok," ujar Rina."Setiap harinya memang ada isu. Memang ada gempa susulan tapi kekuatan semakin menurun," ujarnya lagi.Apalagi, menurut Rina, Hotel Pusako sudah dirancang untuk tahan gempa sampai 7 skala Richter. Sehingga gempa yang mengguncang Bukittinggi Selasa lalu tak banyak merusak bangunan hotel."Dan kita selalu koordinasi dengan BMG, untuk mengantisipasi keamanan tamu kita," tandas Rina. (aba/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads