Text Book Berbahasa Inggris Berserakan di Puing Garuda
Sabtu, 10 Mar 2007 12:51 WIB
Yogyakarta - Di antara barang-barang yang diamankan oleh petugas kargo Garuda, terdapat sejumlah buku tebal ber-hardcover. Sejumlah text book berbahasa Inggris yang terserak di puing Garuda GA 200 itu saat ini sudah disimpan di gudang kargo Bandara Adi Sucipto. Dalam pemantauan detikcom, Sabtu (10/3/2007), setidaknya ada 15-an buku yang cukup tebal. Buku-buku itu masih utuh. Hingga kini, belum diketahui siapa penumpang yang memiliki buku-buku tersebut. Selain itu, juga ada majalah asing 'Network'. Buku-buku ini bisa jadi dimiliki oleh para akademisi yang menjadi korban pesawat tersebut. Di antara 133 penumpang GA 200 yang naas itu, ada beberapa akademisi yang bergelar profesor dan doktor. Sedikitnya ada tiga profesor di dalam pesawat itu, yaitu Prof Dr Koesnadi Hardjasumantri (meninggal dunia), Prof Dr Din Syamsuddin (selamat), dan Prof Dr Adrianus Meliala (selamat). Sejumlah orang bergelar doktor juga ada di dalam pesawat itu, antara lain Dr Masykur Wiratmo (meninggal), Dr Mulyanto Nugroho (meninggal), Dr Hendro Sangkoyo (selamat), dan Dr I Ketut Putra Erawan (selamat). Saat pengangkutan barang-barang penumpang di puing Garuda juga ditemukan print out daftar barang-barang yang ada di bagasi. Sayang, daftar print out itu basah, sehingga tidak bisa terbaca.
(bgs/asy)











































