Anthony Salim Batal ke Mabes Polri
Jumat, 09 Mar 2007 22:18 WIB
Jakarta - Kasus dugaan korupsi ruilslag (tukar guling) aset industri PT Industri Sandang (Insan) dengan PT Graha Cipta Delta (GCD) Senayan tampaknya akan berlarut-larut. Anthony Salim, wakil dari PT GCD yang sedianya datang untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Mabes Polri hari ini ternyata urung hadir."Mereka tidak datang, padahal kita sudah menunggu lama," ungkap Ane(22), salah satu staf pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menjadi penguasa hukum PT Insan di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2007).Ane menambahkan, Jumat siang, sebenarnya perwakilan kuasa hukum dari Anthony Salim sudah datang ke Gedung Bareskrim Mabes Polri. Namun tanpa alasan yang jelas, setelah ditunggu hingga pukul 21.00 WIB, konglomerat itu tidak juga menampakkan batang hidungnya.Sementara para wartawan yang telah menunggu kedatangan Anthony sejak sore tampak kecewa. Satu persatu, para wartawan meninggalkan Mabes Polri. Dalam laporannya, Indonesia Corruption Watch(ICW) menemukan banyak penyimpangan dalam proses tukar guling ini. Saat terjadi penandatanganan pada tahun 1991 Anthony Salim dituding telah merugikan negara.Kasus tukar guling PT Industri Sandang I dengan PT Graha Delta Citra (GDC) milik Group Salim sarat dengan dugaan KKN yang merugikan negara Rp 572,6 miliar. Selain itu terdapat unsur dugaan penggelapan pajak sebesar Rp 2,5 triliun.
(anw/bal)











































