Polisi Selidiki Pistol Briptu Rifai
Jumat, 09 Mar 2007 16:18 WIB
Bangkalan - Kapolres Bangkalan AKBP M Kozim heran mengapa Briptu Rifai -- pembunuh 4 orang sebelum bunuh diri -- pulang dengan membawa pistol. Seharusnya pistol itu disimpan di kantor.Briptu Rifai adalah anggota Bagian Operasi (Baops) Polres Bangkalan. Dia hanya dibekali pistol jika menuaikan tugas penting. Jika tidak ada tugas, ya tidak bawa pistol.Dan jika tugas selesai, pistol harus disimpan di kantor kembali, alias tidak boleh dibawa pulang. Karena itulah ketika Rifai membunuh istri, ibu mertua, pria selingkuhan istrinya, dan seorang teman pria, Kapolres kaget juga."Kami sedang menyelidiki kok dia membawa pistol itu," kata Kozim kepada detikcom di kantornya, Jl Soekarno-Hatta, Bangkalan, Jumat (9/3/2007). "Apalagi di dalamnya ada peluru tajam," imbuh Kozim.Dalam insiden penembakan itu, setelah memeriksa saksi-saksi dan olah TKP, polisi menetapkan Rifai sebagai tersangka tunggal. Namun karena tersangka sudah meninggal, kasus ditutup.Jenazah Rifai kini telah dibawa pulang ke rumah orangtuanya di Jl Gatot Subroto 42, Ponorogo, untuk dimakamkan. Korban lainnya juga telah dikubur.
(nrl/sss)











































