JK: Semua Menteri Siap Diganti
Jumat, 09 Mar 2007 15:58 WIB
Jakarta - Tanpa harus didesak-desak masyarakat, sebenarnya semua anggota kabinet Indonesia Bersatu siap turun dari jabatannya kapan saja Kepala Negara memerintahkan.Komitmen ini disampaikan Wapres Jusuf Kalla (JK) menanggapi Menhub Hatta Rajasa yang menyatakan siap menerima hukuman dari Presiden Susilo B. Yudhoyono atas rentetan musibah transportasi di awal tahun ini."Tanpa mengatakan itu pun, menteri-menteri siap bila diganti oleh Presiden," ujarnya di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (9/3/2007).Wapres menegaskan, reshuffle merupakan hak preogatif presiden selaku kepalapemerintahan. Keputusan mengganti anggota kabinet tentunya atas dasar berbagai pertimbangan baik teknis maupun non teknis dengan tujuan membuat departemen bersangkutan lebih efektif."Sekali lagi, semua faktor tentu jadi pertimbangan presiden. Apakah kinerja, kemampuan menteri, atau lainnya seperti kesehatan," sambungnya.Lebih lanjut JK mengungkapkan, Departemen Perhubungan merupakan salah satu kementerian yang telah mengajukan usulan penggantian beberapa pejabat eselon 1 pada TPA (Tim Penilai Akhir). Pergantian akan dilakukan di sejumlah pos penting departemen yang tengah kebanjiran PR itu."Tidak semua (pejabat eselon 1), tapi di beberapa pos penting," ujar JK.
(lh/nrl)











































