SBY 'Diceramahi' Musibah & Azab
Jumat, 09 Mar 2007 13:41 WIB
Jakarta - Presiden SBY menunaikan salat Jumat di Masjid Istiqal. Khotbah yang disampaikan Dirjen Bimas Islam Departemen Agama Nazaruddin Umar mengupas tentang musibah dan azab.Menurut Nazaruddin, musibah memiliki perbedaan makna dengan azab. Di dalam Al Quran, musibah memiliki konotasi yang positif untuk menguji iman manusia. Sedangkan azab memiliki konotasi siksa."Jika Allah bersikap positif terhadap umatnya, dia memberikan siksa di dunia agar umat manusia luruh dosa-dosanya. Namun jika Allah bersikap negatif, Allah akan menangguhkan siksa terhadap dosa-dosa manusia untuk kemudian ditagih di akherat nanti," terang Nazaruddin di Masjid Istiqal, Jakarta, Jumat (9/3/2007).Nazaruddin mengatakan, di balik semua musibah yang terjadi belakangan ini pasti ada hikmahnya. "Ini adalah ujian keimanan di mana umat manusia harus lebih bersabar," ujarnya.
(aan/nrl)











































