Polisi Belum Temukan Data Baru Tragedi Garuda
Jumat, 09 Mar 2007 13:27 WIB
Jakarta - Tim Kepolisian Republik Indonesia (RI) bersama Disaster Victim Investigation (DVI) Australian Federal Police (AFP) terus mengumpulkan data-data di lapangan. Namun tim belum bisa menyimpulkan hasil penyelidikan selama dua hari pasca tragedi karena belum ada data baru.Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Mabes Polri, Eddy Saparwoko menjawab pertanyaafn wartawan seusai meninjau lokasi jatuhnya pesawat Garuda GA 200 di Bandara Adisucipto Yogyakarta,Jumat (9/3/2007)."Kita masih terus kumpulkan semua data terutama data korban yang belum teridentifikasi dan data temuan di lapangan," katanya.Dia mengatakan data yang dikumpulkan sejak hari pertama hingga hari Kamis kemarin saat ini kembali dicek ulang di lapangan. Namun sampai hari ini, tim berani mengambil kesimpulan karena belum ada data baru dari temuan di lapangan."Semua kita cross check lagi. Kita belum ambil kesimpulan. Yang harus segera diselesaikan adalah mengidentifikasi semua korban yang belum teridenfikasi," katanya.Menurut dia, tim DVI dari Australia hanya membantu petugas dari forensik dari Polri. Semua tim baik DVI maupun kepolisian masih bekerja untuk mengumpulkan data lagi di lapangan sebagai data tambahan. "Kita masih mencari lagi," katanya.Saat kedatangan rombongan dari Dokkes Mabes Polri, Eddy bersama tim Polri dan DVI AFP tampak berdiskusi selama lebih kurang 15 menit di dekat reruntuhan ekor dan mesin pesawat. Namun wartawan tidak ada yan boleh mendekat. Beberapa anggota tim ada yang mendekati reruntuhan terutama di dekat kabin penumpang sisi kanan yang terbakar pertama kali. Di tempat itu pulalah kebanyakan para korban meninggal duania.
(bgs/nrl)











































