Waspada! Wilayah Bekas Gempa di Sumbar Rawan Longsor

Waspada! Wilayah Bekas Gempa di Sumbar Rawan Longsor

- detikNews
Jumat, 09 Mar 2007 05:35 WIB
Solok - Setelah dihajar gempa darat berkekuatan 5,8 SR Richter pada Selasa 6 Maret lalu, warga Sumatera Barat (Sumbar) yang tinggal di daerah terjal diminta untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya tanah longsor. Hal ini disebabkan bencana longsor berpeluang terjadi bila hujan lebat mengguyur kawasan perbukitan yang struktur tanahnya baru saja bergeser dan rapuh akibat diguncang gempa.Demikian disampaikan anggota Tim Evaluasi Bencana Geologi Sumbar, Ade Edward, kepada detikcom, Kamis (8/3/2007). "Di Sumbar, tanah longsor berpeluang terjadi mulai dari daerah Cupak Kabupaten Solok hingga Sianok Kabupaten Agam. Dalam jangka pendek, warga yang tinggal di daerah terjal diminta untuk tidak lengah," ujar Ade.Ade menjelaskan berdasarkan hasil tinjauan lapangan yang dilakukan timnya pasca gempa, sejumlah kawasan yang berada dalam zona patahan Sumatera dinilai sangat rawan terhadap bencana longsor. Daerah yang sangat rawan, menurutnya, antara lain di Gunung Rajo, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar. Di wilayah itu, gempa darat 5,8 SR telah menyebabkan struktur tanah di kawasan perbukitan bergeser dan retak-retak."Kita sudah melaporkan hasil kajian ini pada pihak-pihak yang berwenang. Hal seperti ini perlu disampaikan pada masyarakat karena pada kenyataannya kita memang hidup di wilayah rawan bencana," urai Ade.Lebih lanjut, Ade menjelaskan, hampir seluruh wilayah Sumbar merupakan kawasan rawan gempa dan sekitar 31 persen diantaranya masuk kategori rawan longsor."Gempa darat 5,8 SR yang baru saja mengguncang wilayah Sumbar memiliki panjang 150 kilometer dengan lebar sekitar 1 kilometer. Gempa kali ini muncul akibat pergeseran lempengan bumi di inti patahan Sumatera," tukas Ade. (yon/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads