Niat Melayat Kerabat Bos, FX Sukamto Malah Dilayat
Kamis, 08 Mar 2007 14:08 WIB
Jakarta - FX Sukamto termasuk korban tewas Garuda yang teridentifikasi. Kepergian karyawan perusahaan keramik ini ke Kota Gudeg untuk mewakili sang bos melayat kerabat.Sukamto bertolak ke Yogyakata dengan menumpang pesawat Garuda GA 200. Dia akan melayat kerabat bosnya di Solo. Namun lantaran tidak ada tiket, Sukamto transit ke Yogyakarta.Jenazah warga Janur Indah Blok LP 8 nomor 4, Kelapa Gading, Jakarta Utara dijadwalkan tiba di Terminal Haji, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kamis (8/3/2007) pukul 13.40 WIB, setelah diterbangkan dengan GA 209 pukul 12.40 WIB.Belasan tetangga Sukamto telah menjemputnya di Terminal Haji. Kedatangan mereka langsung menyedot perhatian wartawan yang baru selesai santap siang. Kamera, tape, block note dan pulpen disiapkan."Keluarganya...keluarganya...," teriak beberapa wartawan sambil lari mengejar rombongan itu.Kamerawan pun siap mengambil gambar. Demikian pula dengan pewarta foto. Jepret...Jepret... Sedangkan reporter siap menghujani pertanyaan."Ini keluarganya ya Bu," tanya seorang wartawan."Bukan, kami tetangganya," sahut seorang ibu dengan wajah bingung.Mendengar jawaban itu, wartawan yang masih ngos-ngosan tampak terkejut. Satu per satu pergi dan langsung mewawancari tetangga Sukamto."Pak Sukamto ke Yogya dalam rangka mewakili bosnya menghadiri pemakaman kerabat bosnya. Sebenarnya tempatnya di Solo, karena tidak ada tiket, jadi transit ke Yogya dulu," kata Andreas, salah seorang tetangga Sukamto.Rencananya, jenazah Sukamto akan disemayamkan di RS Husada, Jakarta Barat.
(aan/sss)











































