Pilot Garuda GA-200 Belum Bisa Dimintai Keterangan
Kamis, 08 Mar 2007 13:29 WIB
Yogyakarta - Hingga saat ini, KNKT belum meminta keterangan pilot pesawat Garuda GA-200 yang terbakar di Bandara Adi Sucipto, Kapten Mohammad Marwoto Komar. Sang pilot masih menjalani perawatan di RS AURI Hardjo Lukito dan masih shock berat. "Pilot belum bisa dimintai keterangan, karena kondisinya belum memungkinkan, baik secara fisik maupun psikis. Dia masih shock," kata Prof Mardjono, Ketua Tim Investigasi In-charge KNKT kepada wartawan seusai menghadiri rapat KNKT bersama Lanud Adi Sucipto di Blue Sky Executive Lounge Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis (8/3/2007). Selain pilot Marwoto, kopilot Gagam Saman Rochmana juga mengalami luka dan dirawat di RS yang sama. KNKT juga belum meminta keterangan Gagam. Mardjono juga menyampaikan puing pesawat Garuda akan dimusnahkan bila black box sudah terbaca dan data-data yang dibutuhkan di lokasi kecelakaan sudah terkumpul semua. "Setelah itu, bangkai pesawat akan dimusnahkan, tapi belum bisa dipastikan kapan," kata dia. Black Box Dikirim Kamis SoreSementara itu, Ketua KNKT Tatang Kurniadi di tempat yang sama menyampaikan black box akan segera dikirimkan ke Australian Transport Safety Bureau (ATSB) Canberra, Australia, Kamis sore. Menurut Tatang, black box ini berisikan tentang komunikasi antara pilot dengan kopilot dan percakapan antara pilot dengan tower.Menurut Tatang, pembacaan black box tidak memerlukan waktu lama. Black box bisa dibaca dalam waktu sehari. Namun, analisisnya memerlukan waktu yang cukup lama.
(asy/nrl)











































