FPI & Zainuddin MZ Demo Sidang Playboy

FPI & Zainuddin MZ Demo Sidang Playboy

- detikNews
Kamis, 08 Mar 2007 12:08 WIB
Jakarta - Tiada sidang Playboy tanpa Front Pembela Islam (FPI). Sekitar 200 anggota FPI berunjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (8/3/2007). Mereka menuntut agar pimpinan majalah Playboy dihukum seadil-adilnya dan majalah Playboy dihentikan.Dalam aksi unjuk rasa yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu, terlihat dai 'sejuta ummat' Zainuddin MZ, Habib Rizieq, Ahmad Sumargono dan sejumlah tokoh Islam lainnya. Ratusan polisi dari Polres Jakarta Selatan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa. Pengunjung pengadilan pun harus melewati pintu metal detector dan diperiksa sangat ketat. Bagi pengunjung sidang Playboy harus menggunakan name card yang disematkan di dada.Dalam aksi demo itu, beberapa poster dan spanduk dibentangkan para demonstran. Poster dan spanduk itu antara lain berbunyi "Ayo Ganyang Media Porno", Playboy Menang = Republik Cabul", "Hilangkan Porno Tegakkan Syariah".Halaman parkir PN Jaksel pun dikosongkan dari mobil yang terpakir. Hanya ada dua mobil water canon Polda Metro Jaya yang berjaga-jaga.Sementara di ruang Garuda Utama, tuntutan Pimred Playboy Erwin Arnada ditunda karena JPU Agung Ardiyanto belum siap dengan tuntutannya. Sidang pun ditunda hingga Selasa 13 Maret 2007. Karena JPU belum siap dengan tuntutannya, perwakilan dari Forum Umat Islam (FUI) membacakan pernyataan sikapnya di ruang sidang. Pernyatan sikap itu yang dibacakan FUI Ahmad Sumargono berisi penolakan mereka terhadap majalah Playboy. "Ulama dan tokoh umat Islam menolak kehadiran Playboy dan majalah serupa," kata Ahmad. Mendengar petisi itu Ketua Majelis Hakim Efran Basuning mengatakan, meskipun tidak ada dalam hukum acara pidana yang mengatur soal pembacaan petisi di persidangan, namun hakim dalam memutus perkara harus menggali nilai-nilai yang berkembang di masyarakat.Pernyataan hakim itu, langsung disambut dengan teriakan Allahu Akbar dari pengunjung sidang yang didominasi oleh massa FPI. Usai persidangan, Zainuddin MZ menggelar konferensi pers. Mantan ketua umum PBR ini mengatakan, dirinya memberikan dukungan moral terhadap perjuangan FPI. "Ini sangat berbahaya bagi umat bangsa kita," katanya. (mar/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads