Perintah SBY Selidiki Kemungkinan Sabotase, Rusak Citra Indonesia

Perintah SBY Selidiki Kemungkinan Sabotase, Rusak Citra Indonesia

- detikNews
Rabu, 07 Mar 2007 18:56 WIB
Jakarta - Perintah SBY untuk menyelidiki kemungkinan sabotase dalam kecelakaan pesawat Garuda disesalkan kalangan DPR. Permintaan itu dinilai dapat mengesankan Indonesia tidak aman dari terorisme."Negara ini kan punya KNKT kenapa nggak nunggu penyelidikan dulu. presiden gak boleh lakukan itu, itu kurang pas karena masyarakat akan menilai Indonesia tidak aman," kata Ngabalin di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/3/2007).Pernyataan Presiden SBY yang terlalu pagi menduga adanya sabotase dalam kecelakaan pesawat Garuda Boing 737-400 tersebut akan berpengaruh pada dunia internasional mengenai citra keamanan dalam negeri."Statemen Presiden ini akan semakin memperburuk citra keamanan dalam negeri. Akibatnya akan memberikan peluang bagi negara lain untuk intervensi dalam pembuatan UU keamanan," terangnya.Menurut Anggota Komisi I DPR ini, penyataan Presiden SBY dalam bentuk perintah tersebut merupaka bentuk kesalahan fatal dalam strategi diplomasi untuk pembangunan citra keamanan bangsa dimata internasioanal."Harusnya presiden tidak usah komentar soal itu dululah. Dalam strategi diplomatik untuk pembangunan citra itu tidak pas," pungkasnya. (yid/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait