Heli Wakil KSAD Mendarat Darurat

Heli Wakil KSAD Mendarat Darurat

- detikNews
Rabu, 07 Mar 2007 18:19 WIB
Kediri - Cuaca buruk di Jawa Timur memaksa dua helikopter yang ditumpangi rombongan Wakil KSAD Letjen Herry Tjahjana mendarat darurat di Jombang. Heli ini mengangkut rombongan Wakil KSAD yang sedianya akan meninjau Mako Brigif XVI Kediri setelah mengunjungi Mako Yon 514 Kostrad di Bondowoso Jatim. Kedua jenis helikopter itu adalah N-BELL. Helikopter mendarat darurat di lapangan depan Balai Desa Gayam, Mojowarno, Kabupaten Jombang, Rabu (7/3/2007) sekitar pukul 12.00 WIB. Helikopter N-BELL bernomor lambung 5145 dipiloti Mayor Made Supandi. Selain mengangkut Wakil KSAD Letjen TNI Herry Tjahjana juga mengangkut Panglima Divisi II Kostrad Mayjen joko Susilo, Brigjen Manurung, dan Brigjen Mujiono.Helikopter lainnya dengan nomor lambung 5128 dipiloti Kapten Putu mengangkut Brigjen TNI Jakfar Sofyan, Brigjen Hari Kusnowo, Letkol Inf Sunaryo, Letkol Slamet, dan Letkol Subroto. Setelah kondisi cuaca membaik, dua helikopter tersebut kemudian melanjutkan penerbangan ke Kediri. Rombongan tiba di Kediri sekitar pukul 13.30 WIB. Mayor Made Supandi menyatakan, keputusan pendaratan darurat diambil karena tekanan angin sangat kencang. Normalnya tekanan angin 5-10 knot, tapi saat kejadian mencapai 20-30 knot. "Kondisi tersebut mengakibatkan kemampuan pesawat menurun atau istilah dalam penerbangan fatique," tutur Mayor Supandi kepada wartawan di Mako Brigif XVI Kediri.Wakil KSAD Letjen Herry Tjahjana menyatakan, langkah pendaratan darurat dilakukan karena tak mau mengambil risiko kecelakaan saat cuaca buruk datang. Saat kejadian, tiba-tiba turun hujan yang sangat deras di sekitar kawasan Jombang. Selain turun hujan deras, kondisi awan cukup pekat, sehingga menghalangi pandangan pilot helikopter. "Karena cuaca sangat tak memungkinkan, kami memutuskan turun sebentar. Saat itu hujan sangat deras," jelas Hari Tjahjana kepada wartawan. (gik/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads