Antar Jenazah Paman, Mulyanto Ikut Jadi Korban Garuda
Rabu, 07 Mar 2007 14:51 WIB
Jakarta - Mulyanto Nugroho mengantar jenazah sang paman, Mulyoto, dengan menumpang pesawat Garuda ke Yogyakarta. Hingga kini bapak 3 anak ini belum jelas rimbanya.Mulyanto, pegawai Departemen Kehutanan, terbang menumpang pesawat Garuda GA-200 pukul 06.00 WIB dari Jakarta. Sedangkan jasad pamannya diterbangkan pukul 06.45 WIB.Istri Mulyanto, Mutia Oke Cahyani, tampak menangis sesenggukan. Perempuan berjilbab dengan busana warna ungu ini tidak berkomentar apa pun. Warga Rempoa, Bintaro, Jakarta Selatan, ini akan ke Yogya ditemani adiknya, Mulia."Kita dengar beritanya pukul 07.00 WIB dari radio. Pak Mulyanto lagi ngantar jenazah omnya. Keluarga di Yogyakarta mencari ke rumah sakit, tetapi belum ketemu," kata kakak Mutia, Yoanita, di Posko Garuda, Passenger Service Garuda Indonesia, Bandara Soekarno Hatta, Cangkareng, Rabu (7/3/2007).Bagaimana dengan jenazah Mulyoto? "Saya belum tahu, tetapi ada saudara di Yogya yang ngurus jenazah," sahut Yoanita yang mengaku ditugasi menjaga anak-anak Mulyanto.
(aan/nrl)











































