Keluarga Korban Garuda Dikawal Ketat, Sulit Didekati Wartawan

Keluarga Korban Garuda Dikawal Ketat, Sulit Didekati Wartawan

- detikNews
Rabu, 07 Mar 2007 13:53 WIB
Jakarta - Suasana haru memenuhi Posko Garuda di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Sejak pukul 12.00 WIB, satu per satu keluarga korban tiba di posko GIA yang berlokasi di Terminal II. Begitu tiba, keluarga korban langsung ditempel sekuriti. Mereka dijaga sangat ketat, sehingga wartawan sulit mendekati.Wajah mereka tampak sedih dan syok. Sambil mendaftarkan diri, air mata tampak bercucuran. Usai mendaftar, mereka langsung dibawa ke ruang tunggu yang dijaga sangat ketat. Saat menuju ruang tunggu, mereka menolak memberikan pernyataan kepada wartawan yang berusaha bertanya.Rencananya keluarga akan diberangkatkan ke Yogyakarta pukul 15.00 WIB.Suasana haru mewarnai pendaftarkan keluarga korban Garuda GA-200 yang akan diberangkatkan ke Yogyakarta. Menurut Duty Manager Passanger Handling GIA Cengkareng, Solo Manaloe, mengatakan, pihak Garuda hanya membatasi anggota yang berangkat ke Yogya hanya 2 orang dan dititikberatkan pada keluarga inti."Kalau bisa keluarga inti seperti istri atau anak. Keluarga kita mintakan KTP-nya. Kalau diperlukan bukti surat KK untuk mencocokkan dengan nama-nama di manifes penumpang," tutur Solo.Selain keluarga, ada juga kerabat korban Garuda yang mendaftarkan keluarga inti korban yang belum tiba di bandara.Dedi (40), misalnya. Adik ipar salah satu penumpang Garuda, Mulyanto Nugroho, menuturkan, dia sengaja datang duluan untuk mendaftarkan keberangkatan Mutia, istri Mulyanto yang masih berada di Bintaro.Selain dipenuhi keluarga inti yang mendaftarkan diri, posko Garuda juga dipenuhi kerabat korban yang mengecek manifes penumpang yang ditempel di papan posko. (umi/nrl)


Berita Terkait