Warga Bukit Tinggi Terpaksa Tidur di Teras

Gempa Sumbar

Warga Bukit Tinggi Terpaksa Tidur di Teras

- detikNews
Rabu, 07 Mar 2007 04:26 WIB
Jakarta - Tidak hanya di Solok, warga Bukit Tinggi, Sumatera Barat, juga trauma akibat gempa 5,8 Skala Richter (SR). Mereka memilih tidur di luar rumah demi keselamatan.Pantauan detikcom Rabu (7/3/2007) pukul 04.15 WIB, warga tampak tidur di teras-teras rumah beralaskan tikar atau karpet. Alat-alat tidur seperti bantal di keluarkan dari rumah untuk dipergunakan di teras.Warga yang memiliki mobil pribadi ada juga yang memilih tidur di mobilnya. Sebagian rumah tampak retak-retak akibat gempa. Bangunan pun rusak akibat gempa. Bank BRI di Jl Ahmad Yani, Bukit Tinggi, retak-retak. Ruko 2 lantai di sebelahnya yang belum selesai dibangun juga tampak retak-retak.Suasana kota wisata ini seperti lumpuh. Di hari-hari biasa, pada jam waktu sepagi ini, aktivitas pasar ataupun kedai kopi biasanya sudah ramai, namun pagi ini Bukit Tinggi tampak lengang.Warga yang tidak tidur memilih mengobrol di berbagai sudut. Mereka tampak menyalakan api unggun untuk melawan dingin. Untuk mengusir sepi, mereka mendengarkan radio untuk memantau situasi."Saya begadang terus soalnya saya dengar di radio mau ada gempa susulan pukul 04.30 WIB," ujar Buyung (37) saat ditemui detikcom. (fay/fay)


Berita Terkait