Takut Gempa, Warga Solok Tidur di Luar Rumah
Selasa, 06 Mar 2007 21:45 WIB
Solok - Gempa 5,8 Skala Richter (SR) di Sumatera Barat menimbulkan trauma bagi warga Kabupaten Solok. Mereka memilih tidur di luar rumah karena takut rumah mereka rubuh karena gempa susulan.Pemandangan seperti ini dapat ditemui di berbagai sudut kota. Pantauan detikcom, Selasa (6/3/2007) pukul 21.30 WIB, warga menggelar tenda di luar rumah atau pun memilih tidur di teras agar mudah menyelamatkan diri, jika terjadi sesuatu dengan rumah mereka.Di sepanjang Jalan Raya Koto Baru, Solok, banyak warga yang mendirikan tenda di bawah pohon. Ada juga yang menggelar tikar tanpa atap. Warga terbantu dengan cuaca malam ini yang cerah.Warga tampak menghabiskan waktu dengan mengobrol. Mereka juga tampak berkumpul di beberapa titik di ruas jalan tersebut."Beberapa daerah mati listrik karena adanya pohon tumbang yang memutus kabel listrik. Namun sebagian lainnya tetap hidup," ujar Walikota Solok Syamsu Rahim saat dihubungi detikcom.
(fay/fay)











































