Pantai Selatan Yogya Diterjang Angin Kencang
Selasa, 06 Mar 2007 19:13 WIB
Yogyakarta - Angin kencang dan gelombang pasang menerjang wilayah pantai selatan di Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. Akibatnya, ratusan nelayan tidak berani melaut selama tiga hari terakhir. Salah seorang nelayan di Pantai Samas, Kecamatan Sanden, Bantul, Rujito ketika dihubungi detikcom menuturkan angin kencang dan gelombang pasang setinggi lebih kurang tiga meter terus terjadi sejak hari Minggu hingga hari ini, Selasa (6/3/2007). Badai yang terjadi di Pantai Samas sempat membuat ketakutan nelayan dan pengunjung. Badai terbesar terjadi sekitar pukul 14.00-15.30 WIB."Anginnya sangat besar, pohon di dekat pantai dan atap warung bergoyang keras, warga sempat was-was," kata Ketua Kelompok Nelayan Samas itu.Menurut Rujito, angin paling kencang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, pada saat cuaca di pantai sangat panas, tapi di bagian utara arah Kota Yogyakarta justru gelap dan mendung. "Mungkin ada perbedaan tekanan udara sehingga ada angin kencang dalam waktu yang cukup lama," katanya.Dia mengatakan meski saat ini merupakan musim ikan, tapi sebagian besar nelayan terpaksa memarkir kapal motor agak menjauh dari pantai. Hampir semua nelayan di sekitar Pantai Samas, Depok, Kuwaru di Bantul, Glagah di Kulonprogo dan nelayan pantai Baron, Gesing, Ngrenehan Gunungkidul tidak ada yang berani melaut. Menurut dia, ombak setinggi 3 meter terus terjadi dan tak putus-putus sepanjang hari ini sejak pagi hingga sore. Bila ada nelayan dengan perahu tempel kecil yang nekat hampir dipastikan akan terbalik perahunya."Semua perahu diparkir tak ada yang berani turun. Kami khawatir seperti nasib nelayan Glagah yang hilang dihantam gelombang tinggi beberapa waktu lalu dan tidak ketemu," kata dia.Sementara itu berdasarkan data di Kantor BMG Yogyakarta, angin kencang yang terjadi di sekitar pantai selatan Yogyakarta meningkat kecepatannya dari 0-10 knot menjadi 0-12 knot. Oleh karena itu, bila ada nelayan yang akan pergi melaut hendaknya meminta informasi terlebih dulu kepada BMG demi keamanan.
(bgs/asy)











































