Menlu Downer Kapok 'Dikerjain'

Menlu Downer Kapok 'Dikerjain'

- detikNews
Selasa, 06 Mar 2007 17:37 WIB
Jakarta - Pengalaman buruk memang meninggalkan kesan mendalam. Tidak terkecuali Menlu Australia, Alexander Downer, yang rupanya 'terkesan' dengan penerimaan wartawan Istana Kepresidenan RI. Tak ingin mengulangi pengalaman buruk dua tahun lalu, pada kunjungan ke duanya ke Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/3/2007), ia pun menyediakan waktu yang lebih panjang bagi wartawan Indonesia mengajukan pertanyaan. "Tolong, jumlah pertanyaan tidak usah dibatasi ya," wanti Downer dengan nada canda. Permintaan itu ia tujukan kepada Jubir Kepresiden Dino Pattidjalal yang bertindak selaku moderator dalam sesi keterangan pers Downer usai diterima oleh Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY). Dino yang memberi batasan dua pertanyaan masing-masing bagi wartawan Indonesia dan Australia, menyanggupinya. Ia pun membuka kembali membuka kesempatan khusus bagi wartawan Indonesia mengajukan pertanyaan, padahal sesaat sebelumnya sesi itu sudah pula ia tutup. Maka meluncurlah pertanyaan tentang perintah penangkapan dari Pengadilan Koroner Australia terhadap Yunus Yosfiah dan situasi keamanan Timor Leste. Downer yang sebenarnya sudah melangkah turun dari podium itu pun melayaninya sambil tersenyum lebar. Panjang lebar ia sampaikan jawabannya. Ketika bertandang ke Kantor Presiden pada pertengahan Oktober 2005, sempat terjadi insiden kecil antara Downer dengan wartawan Indonesia. Seorang wartawan radio marah, karena Downer terus melayani pertanyaan wartawan Australia. Sementara wartawan Indonesia, termasuk dirinya, tidak kunjung mendapatkan kesempatan ajukan pertanyaan. Kemarahannya mendapat dukungan wartawan lainnya. Spontan puluhan wartawan Istana Kepresidenan melakukan aksi boikot dengan cara mematikan tape recorder dan kamera meski sesi tanya jawab masih berlangsung. (lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads