BMG: Angin Kencang di Thamrin Bersifat Lokal
Selasa, 06 Mar 2007 14:25 WIB
Jakarta - Angin kencang yang berhembus di sekitar Jalan MH Thamrin dan beberapa titik di Jakarta, dipastikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) bersifat lokal. Potensi angin kencang ini masih akan terjadi selama musim pancaroba antara Maret-April.Fenomena yang sudah berlangsung sejak seminggu terakhir ini disebut sebagai angin baratan. Kecepatannya minimum 15 knot. Cirinya, angin berhembus dari arah barat daya hingga barat laut."Orang menyebutnya angin ribut, itu boleh. Karena sebetulnya itu cuma istilah saja. Selama musim hujan atau masa transisi fenomena angin baratan ini selalu ada," tutur Hari, prakirawan BMG saat dihubungi detikcom di Jakarta, Selasa (6/3/2007).Angin ribut ini, imbuh Hari, ada dua kemungkinannya. Pertama, angin yang hembusannya bergerak secara horisontal atau vertikal. Dan, kedua, angin yang berbentuk pusaran yang seringkali disebut angin puting beliung."Tapi masyarakat biasanya gebyah uyah, semua disamakan seperti puting beliung. Padahal nggak. Angin ini biasanya berlangsung sesaat," kata Hari.Hembusan angin ini, kata Hari, disebabkan awan comulunimbus. Secara visual awan ini berwarna hitam pekan atau abu-abu tua."Kalau ada awan ini berarti berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat, yang terkadang disertai kilat atau petir dengan angin kencang dan durasi singkat. Bisanya antara siang sampai malam," beber Hari.Fenomena angin baratan ini, tegas Hari, bisa terjadi kapan saja. "Tapi kalau di satu titik sudah pernah terjadi, tidak mungkin terjadi lagi. Jadi angin ini bersifat lokal. Kita belum bisa prediksi sampai kapan, tapi biasanya angin sangat singkat dan lokal," tutur Hari.
(umi/nrl)











































