Selidiki Duit Tommy, Arman Tunggu Yosef Pulang dari Inggris

Selidiki Duit Tommy, Arman Tunggu Yosef Pulang dari Inggris

- detikNews
Selasa, 06 Mar 2007 13:18 WIB
Jakarta - Transfer uang Tommy dari BNP Paribas London sebesar US$ 10 juta menghebohkan. 2 Menteri pun diduga terlibat dalam kasus itu. Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh pun mulai meneropong kasus itu."Dia (Menkum HAM Hamid Awaludin) menerangkan urutannya. Dia bilang juga sudah diproses lama, sebelum masa kabinet ini," ujar pria yang akrab disapa Arman ini di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta selatan, Selasa (6/3/2007).Dijelaskan Arman, Hamid juga telah melakukan pengecekan ke Pusat Pelaporan Dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan menulis surat ke Bank Indonesia. Pada akhirnya Hamid berkesimpulan, uang transferan itu bersih.Kalau di London dianggap uang bersih, apa berpengaruh terhadap uang yang keluar dari BNP Paribas yang berlokasi di Saint Peter Port, Guernsey Island, Inggris?"Itulah yang mau saya dengar dari Pak Yosef Suwardi Sabda (Direktur Perdata pada Jamdatun). Jadi itu sebetulnya dari rekening yang mana, rekening yang sama juga atau rekening yang lain," imbuhnya.Yosef saat ini berada di Inggris untuk bersiap menghadiri sidang sengketa uang Tommy Soeharto nyaris setengah triliun rupiah. Sidang digelar pada Kamis pekan ini di Pengadilan Distrik Guernsey, Inggris.Menurut Arman, Kejagung juga akan mengecek apakah pernah dimintai konfirmasi terkait klarifikasi halal tidaknya uang Tommy tersebut. Bila benar pihak Kejagung dimintai konfirmasi, maka akan dicari siapa yang telah memberikan keterangan.Apakah uang swasta bisa ditampung di rekening pemerintah (rekening Depkum HAM)? "Menurut Pak Hamid, itu masalah di bank. Kalau mau diambil musti lewat rekening pemerintah," lanjut Arman.Terkait pemanggilan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra (yang pada masa pencairan uang Tommy menjabat Menkumdang), Arman mengaku masih harus mendapatkan data keterkaitan Yusril dengan rekening itu. (nvt/nrl)


Berita Terkait