Gempa Sumatera Berguncang, Kepanikan Melanda Singapura

Gempa Sumatera Berguncang, Kepanikan Melanda Singapura

- detikNews
Selasa, 06 Mar 2007 12:18 WIB
Jakarta - Gempa Sumatera berkekuatan 5,8 SR juga mengguncang Singapura. Bahkan, oleh Singapura, gempa berpusat di Sumatera Barat ini tercatat berkekuatan 6,6 SR. Guncangan gempa sangat dirasakan oleh warga Singapura. Kepanikan melanda.Gempa ini jelas membuat Fanny T, WNI yang bekerja di Singapura, terkejut bukan main. Dalam emailnya kepada detikcom, Selasa (6/3/2007), Fanny yang bekerja di Venture yang berkantor di Ang Mo Kio Avenue 5 Singapura, mengaku gempa membuat kursi dan partisi di kantornya bergoyang"Gempa saya rasakan sekitar 5 detik, kursi dan partisi bergoyang ke kiri dan ke kanan. Setelah itu orang-orang pada keluar gedung. Tapi tidak ada perintah evakuasi dari pihak yang berwenang. Setelah ditunggu 15 menit, akhirnya saya balik lagi ke gedung," kata dia. Hal yang sama juga juga dirasakan Yogie Adhityawarman, yang bekerja di DBS Bank Singapura. "Saya hanya ingin menginformasikan bahwa gempa 1 jam yang lalu juga sangat terasa di Singapura," ujar Yogie dalam emailnya kepada detikcom. Menurut Yogie yang berkantor di Shenton Way, guncangan gempa terasa cukup lama dan kuat. "Air di dispenser pun tampak bergoyang-goyang. Namun sekarang telah ada pengumuman bahwa tidak perlu ada evakuasi dan pekerjaan dapat dilanjutkan seperti biasa," ujar dia. Cerita yang sama disampaikan Yuanita. "Saya kerja di daerah selatan Singapura, dan saya merasakan gempa tadi siang. Saya dan semua colleague di kantor merasakan guncangan yang cukup besar dan kita semua agak panik, karena biasanya di sini tidak terasa goncangan sekeras tadi siang. Tapi manajemen bangunan kita tidak melakukan evakuasi," ujar Yuanita yang berkantor di Shenton Way.Pembaca detikcom lainnya, Argentino juga berkisah sama. "Gempa yang terjadi di Singapura bisa saya rasakan dua kali. Posisi kantor saya di Yio Chu Kang, semua benda bisa dilihat bergoyang. Dan saat itu (11.50 waktu Singapura) saat merasakan sedikit pusing, mata saya agak puyeng,, terus tiba-tiba colleague saya bilang ada gempa... dan gempa yang kedua, nyata sekali saya rasakan. Gempa yang dirasakan cukup kencang," ujar dia. (asy/asy)


Berita Terkait