Dirut Bulog Datangi Kejagung di Pagi Buta

Dirut Bulog Datangi Kejagung di Pagi Buta

- detikNews
Selasa, 06 Mar 2007 07:40 WIB
Jakarta - Demi untuk memenuhi panggilan tim penyidik Kejagung yang diketuai Sugiyanto, Direktur Utama Perum Bulog Widjanarko Puspoyo pagi-pagi buta sudah berada di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2007). Widjanarko diperiksa sebagai saksi kasus kerja sama pengelolaan impor sapi potong yang terjadi tahun 2001. Kasus ini diduga merugikan negara Rp 11 miliar.Berdasarkan informasi dari staf di Kejagung, Widjanarko tiba di Gedung Bundar pukul 07.05 WIB. Dia datang di tengah gerimis dan mendung tebal yang bergelayut. Pada pemeriksaan 1 Maret, Widjanarko tiba pukul 08.45 WIB.Salah satu jaksa penyidik yang menangani kasus impor sapi, saat dihubungi detikcom menjelaskan, Widjanarko hari ini dijadwalkan diperiksa pukul 08.00 WIB."Katanya sih dia mau datangnya pukul 08.00 WIB. Saya aja masih di jalan Mbak," kata jaksa yang tidak ingin disebutkan namanya.Menurut dia, selain Widjanarko, tim penyidik juga akan memeriksa Direktur Pengembangan Bisnis Perum Bulog Tito Pranolo. Seharusnya Tito diperiksa pada Senin 5 Maret, namun dia belum memenuhi panggilan.Kasus ini merupakan pengembangan penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Impor sapi dari Australia yang dilakukan untuk menghadapi Lebaran, Natal, dan Tahun Baru 2002 itu dilakukan Bulog dengan PT Lintas Nusa Pratama (LNP) dan PT Surya Bumi Manunggal (SBM).Namun PT LNP yang memperoleh kontrak senilai Rp 5,7 miliar untuk pengadaan 1.150 sapi dan PT SBM yang memperoleh kontrak Rp 4,9 miliar untuk 1.000 sapi tidak merealisasikan kontrak. (mly/nrl)


Berita Terkait