Manggarai Terancam Longsor Lagi, Warga Mengungsi ke Gereja
Selasa, 06 Mar 2007 07:14 WIB
Jakarta - Dua ribu warga perkampungan Kecamatan Cibal, Lambaleda dan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, mengungsi karena longsor masih mengancam. Mereka mengungsi ke gereja, sekolah dan rumah-rumah penduduk yang masih aman dari longsor.Pada Selasa (6/3/2007), tim evakuasi yang terdiri dari TNI, Polri dan warga setempat masih melakukan evakuasi terhadap warga yang masih berada di daerah rawan longsor di tiga kecamatan tersebut. Tidak hanya itu, tim evakuasi juga akan mencari 40 orang warga yang masih hilang akibat longsor.Pemerintah Kabupaten Manggarai membuka dapur umum untuk membantu menyediakan makanan bagi para pengungsi pada Senin malam. Namun stok persediaan makanan hanya cukup untuk 5-6 hari kedepan.Saat ini, yang dibutuhkan para pengungsi selain tambahan suplai beras, obat-obatan, suplemen makanan bagi balita dan anak, selimut, tikar, tenda dan mantel hujan. Hingga sekarang angin kencang disertai hujan deras masih mengguyur daerah tersebut.36 Orang TewasDi bawah hujan lebat dan diselimuti kabut tebal, evakuasi korban longsor Manggarai terus dilakukan oleh warga dibantu TNI/Polri dan tim SAR. 2 Korban tewas kembali ditemukan. Jumlah korban tewas menjadi 36 orang.2 Korban tewas itu adalah Seriana Juwita (9), warga Desa Gapong, Kecamatan Cibal, yang ditemukan pada Senin 5 Maret 2007 malam hari, dan Yohanes Manggus (55), warga Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, yang ditemukan pada Selasa 6 Maret 2007 pagi hari.Dengan ditemukan 2 korban tewas tersebut, 38 orang masih dinyatakan hilang, dan 26 orang lainnya mengalami luka-luka yang kini dirawat di puskesmas dan rumah sakit setempat.Berdasarkan data dari Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Frans B Padju Leok, jumlah pengungsi longsor Manggarai mencapai 2.354 orang. Pengungsi terbanyak berasal dari Kecamatan Cibal yakni 1.050 jiwa, Kecamatan Lamba Leda 1.100 orang, Kecamatan Poco Ranaka 134 orang, Kemamatan Ruteng 70 orang.
(ziz/nrl)











































