Stop Asap Ilegal, Pakar dari Singapura Ajari Petani Jambi
Senin, 05 Mar 2007 16:08 WIB
Kuala Lumpur -
Asap ilegal dari Indonesia sangat mengganggu dan merugikan negara-negara tetangga. Pakar dari Singapura pun mengambil tindakan. Para petani di Jambi didatangi untuk diajari cara mengelola tanah."Setelah bertahun-tahun melakukan pembahasan, kerja nyata dimulai untuk mengatasi masalah tahunan asap dari pembakaran ilegal di Indonesia," kata Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Malaysia Azmi Khalid kepada The Star seperti dilansir AFP, Senin (5/3/2007).Hal ini disampaikan dia usai mengikuti pertemuan ASEAN membahas asap di Brunei Darussalam. Malaysia dan Singapura menyarankan para petani Indonesia tentang cara alternatif membakar pohon-pohon untuk membersihkan lahan."Singapura telah mengirimkan para pakarnya ke Jambi untuk mengajari petani lokal tentang cara mengelola tanah," kata Azmi.Setiap tahun, petani Indonesia membakar hutan dan semak belukar untuk dijadikan lahan agrikultur. Pembakaran ilegal menimbulkan asap yang menyebar ke Asia Tenggara selama musim kemarau. Kondisi ini berakibat buruk pada kesehatan dan turisme.Kabut asap terparah terjadi pada 1997-1998, sehingga menyebabkan kawasan Asia Tenggara rugi sekitar US$ 9 miliar, lantaran aktivitas penerbangan dan bisnis terganggu.
(sss/nrl)










































