Surat PPATK Tidak Sebut Uang Tommy dan Money Laundering

Surat PPATK Tidak Sebut Uang Tommy dan Money Laundering

- detikNews
Senin, 05 Mar 2007 15:07 WIB
Jakarta - Untuk mencairkan uang Tommy Soeharto di BNP Paribas, Inggris, sebesar US$ 10 juta, Depkum dan HAM meminta surat keterangan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Surat jawaban PPATK tidak menyebutkan secara jelas uang Tommy dan money laundering. "Kami hanya diminta informasi mengenai PT Motor Bike. Dalam database kami, tidak ada catatan mengenai perusahaan itu," kata Kepala PPATK Yunus Husein saat dihubungi detikcom, Senin (5/3/2007). Yunus cukup kaget bila PPATK disebut-sebut mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa perusahaan Motor Bike -- sebuah perusahaan di Alabama, Amerika Serikat yang dimiliki Tommy -- bersih dari money laundering. "Bohong itu. Dalam surat, hanya disebutkan bahwa tidak ada catatan mengenai perusahaan itu. Kan urusan soal itu, pasti di luar (negeri)," kata Yunus. Awalnya, PPATK mendapat surat dari Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Zulkarnaen Yunus tertanggal 19 April 2004. Dalam suratnya, Dirjen AHU meminta informasi apakah PT Motor Bike itu terkait pencucian uang. Yunus sempat bertanya untuk keperluan apa surat keterangan dari PPATK. "Tapi, jawaban dari sana: Ya pokoknya untuk baik-baiklah, untuk kepentingan good governance," kata Yunus menirukan jawaban Zulkarnaen. Surat Dirjen AHU itu baru dibalas PPATK pada 17 Mei 2004. Dalam jawabannya, kata Yunus, PPATK hanya menjelaskan bahwa tidak ada catatan di database PPATK mengenai PT Motor Bike. "Jadi, jawaban kita tidak ada satu kalimat pun mengenai uang, Tommy, atau money laundering," terang Yunus. (asy/nrl)


Berita Terkait