Korban Lapindo Paksa Jubir Timnas Makan Tahu Basi

Korban Lapindo Paksa Jubir Timnas Makan Tahu Basi

- detikNews
Senin, 05 Mar 2007 13:49 WIB
Sidoarjo - Ratusan warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) mendatangi timnas penanggulangan lumpur Lapindo yang sedang bekerja di pusat semburan lumpur. Mereka meminta penjelasan mengenai ganti rugi.Kedatangan warga Perumtas ini diterima oleh juru bicara timnas penanggulangan lumpur Lapindo, Rudi Novriyanto dan ketua unit desain dan supervisi penguatan tanggul Ari Setyadi. Kepada keduanya, warga Perumtas menanyakan masalah penanganan luapan lumpur dan ganti rugi terhadap mereka."Masalah ini (luapan lumpur) tetap akan kita selesaikan. Tapi soal ganti rugi kita harus menunggu bupati dan gubernur. Kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk menentukan ganti rugi," kata Rudi.Warga Perumtas ternyata sangat tidak puas mendengar jawaban Rudi. Mereka menilai jawaban tersebut bertele-tele dan hanya mengulur-ngukur waktu. Warga kemudian menyerahkan nasi bungkus dengan lauk tahu yang sudah basi kepada Rudi dan Ari. Keduanya didesak untuk segera menyantap nasi yang merupakan jatah makan warga Perumtas di pengungsian."Makan nasi ini agar kalian tahun penderitaan kami. Jangan tahunya hanya makan enak dan tidur di hotel," teriak para warga. Karena terus didesak, akhirnya Rudi dan Ari memakan nasi dan tahu tersebut.Puas memaksa kedua orang tersebut memakan nasi dengan lauk tahu basi, warga kemudin berniat menutup jalur masuk pusat semburan lumpur. Namun niat tersebut dilarang oleh puluhan polisi yang mengawal aksi ini. Setelah dilakukan negosiasi, warga kemudian membubarkan diri. Sebagian menuju ke posko tenda di Desa Ketapang Keres, sebagian lagi menuju Pendopo Sidoarjo. (djo/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads